Sebelum mengunjungi titik kebakaran sampah para pihak tersebut melaksanakan rapat koordinasi terlebih dahulu, Kepala BPBD Samarinda, Suwarso mengatakan hal itu guna menentukan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan. "Awalnya kami bahas melalui rapat dulu ada beberapa tindakan yang kita lakukan di lapangan," ucapnya Kamis (10/2/2022).
Langkah yang telah ditentukan dalam rapat itu diantaranya melakukan penyemprotan cairan eco enzym ke udara untuk menangani polusi udara yang sempat mencemari wilayah setempat, setidaknya penyemprotan menggunakan armada mobil tangki untuk melancarkan penyemprotan tersebut. "Sebanyak 4 unit kami turunkan dengan lokasi yang disasar pemukiman Bukit Pinang, Air Putih dan jalan protokol sampai wilayah Samarinda Utara," jelasnya.
Tak hanya itu, untuk meminimalisir kebakaran yang terjadi berdasarkan hasil rapat, unit excavator yang berada di TPA Bukit Pinang dikerahkan untuk mencampur tumpukan sampah dengan tanah. "Kami lakukan itu untuk mengurangi asap," sebutnya.
Sepekan belakangan ini warga sekitar khususnya yang berada di kawasan Kelurahan Bukit Pinang merupakan warga terdampak dari asap yang sempat menjarah permukiman warga, oleh sebab itu pihaknya juga turun untuk membagikan masker agar dapat dipergunakan masyarakat setempat tak menghirup secara langsung asap tersebut.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Supiansyah