Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pembangunan bendungan ini menyebutkan, sejauh ini progress konstruksi fisik bendungan sudah mencapai 32 persen.
Kepala BWS Kalimantan IV Harya Muldianto meyakini pembangunan bendungan bisa selesai sesuai target yang ditetapkan.
“Karena sejauh ini belum ada kendala teknis kalau urusan konstruksi. Mungkin karena cuaca yang sudah kami pertimbangkan,” terang Harya.
Untuk tahun 2022 ini, BWS Kalimantan IV mengalokasikan Rp90 miliar untuk melanjutkan pembangunan bendungan. Bendungan Sepaku Semoi sendiri mulai dikerjakan pada pertengahan tahun 2020 lalu. “Proses konstruksi masih positif ya. Makanya insya Allah bisa sesuai target,” yakinnya.
Secara paralel, sembari menuntaskan pekerjaan konstruksi, pihakya juga terus mempercepat urusan pembebasan lahan karena hingga kini masih ada sejumlah bidang lahan yang masih dalam proses pembebasan.
Penulis: Permata S Rahayu
Editor: Aspian Nur