MPP itu langsung diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Dia mengatakan hadirnya MPP banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan Pemkot Samarinda. "Dapat memperpendek birokrasi, mempermudah perizinan dan efektivitas pelayanan publik," ucapnya Senin (24/1/2022).
Kehadiran MPP itu juga dapat meminimalisir potensi adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang juga bagian dari manfaat dari operasional MPP, lantaran hampir seluruhnya masyarakat yang hendak berurusan dapat menempuh proses online.
"Sistem ini dirancang oleh Pemerintah Pusat yang mampu memberikan percepatan pelayanan, mempermudah bidang usaha, dan memperkecil kemungkinan terjadinya hubungan transaksional," jelasnya.
Ia mengharapkan adanya gedung operasional khusus DPMPTSP dan MPP ini dapat meningkatkan pendapatan daerah, untuk diketahui, sebelumnya gedung itu juga bergabung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda di Jalan Basuki Rahmat, akan tetapi sementara ini ditemukan beberapa kekurangan yang mesti diperhatikan. "Seperti lift dan toilet, kita akan berupaya dalam 2022 ini akan kita perbaiki," tuturnya.
Kepala DPMPTSP Samarinda, Jusmaramdhana Alus menjelaskan khusus operasional MPP mulai dari lantai 1 sampai lantai 3, kemudian dari 16 gerai OPD Pemkot tersedia 122 layanan, 1 layanan lembaga non struktural, 5 gerai kementerian dan lembaga menyediakan 22 layanan, 5 gerai BUMN menyediakan 13 layanan, 2 gerai BUMD menyediakan 4 layanan dan 1 gerai OPD Pemprov menyediakan 1 layanan yaitu Samsat. "Jadi total layanan ada 163 layanan dan semua layanan itu sudah beroperasi," tuturnya.
Selain itu terdapat juga sebuah layanan baru yang bertajuk virtual plaza merupakan sebuah layanan online untuk masyarakat mampu melakukan komunikasi dengan petugas loket front office atau loket yang berada di lantai satu untuk masyarakat dapat mengurus tenttang perizinan. "Jadi dari rumah bisa video call, tidak perlu datang, sementaranini kita berupaya untuk pengoptimalan," sebutnya.
Pria yang kerap disapa Jus itu mengungkapkan MPP sengaja didesain senyaman mungkin agar masyarakat yang sedang berurusan dapat merasakan kenyamanan pada saat menunggu antrian baik itu untuk kalangan usia anak hingga lansia. "Kami juga menyediakan ruangan menyusui bahkan ruang tunggu untuk lansia dan penyandang disabilitas," tutupnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan