Ketua pantia pelaksana Charles Siahaan mengatakan, dalam konvensi pihaknya berkeinginan agar peningkatan kualitas wartwan juga turut mengiringi pertumbuhan media yang ada di Kaltim.
Pria yang kerap disapa Ucok itu mengungkapkan hingga saat ini kondisi media online di Kaltim masih terbilang belum sehat dan sekiranya perlu membutuhkan edukasi.
"Jadi di tahun 2022 ini kami akan menuju pers yang sehat, memperbaiki sistem pers," kata Ucok.
Pers di Kaltim sementara ini masih sangat memerlukan peningkatan kualitas, buktinya dari 170 media online yang ada di Kaltim baru 70 di antaranya yang tergabung di organisasi pers yang dimana organisasi di Kaltim ada 3 yaitu Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). "Padahal mendaftar di organisasi pers itu merupakn kewajiban," tegasnya.
Tak hanya itu dalam Outlook Pers Kaltim itu juga melakukan deklarasi Oemar Dachlan sebagai Calon Pahlawan Nasional dan sebagai wadah silaturahmi para insan pers di Kaltim untuk saling bertatap muka.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur