"Ini ada 23 ambulans yang tergabung dalam emergency medical team, nantinya akan saling koordinasi terkait kejadian di lapangan, seperti kecelakaan lalu lintas serta kriminalitas dan gangguan Kamtibmas," kata Jokis sapaan akrabnya.
"Jadi, ini penanganan pertama dari teman-teman, khususnya tim medis ambulans," sambungnya.
Lanjut kata Jokis nantinya, ambulans tersebut akan disebar di 10 kecamatan di 52 kelurahan di Kota Tepian.
"Ambulans ini akan standby 24 jam, tidak hanya pada menjelang pergantian tahun saja, tetapi akan terus berlanjut hingga ke depannya untuk membantu masyarakat yang memerlukan. Jadi, tidak perku panik karena akan ada ambulans terdekat yang standby," terangnya.
Warga bisa langsung menghubungi call center, jika memerlukan bantuan yakni 112 dan 110 atau relawan terdekat.
"InsyaAllah semua kejadian bisa termonitor, apalagi sekarang ada media sosial (medsos), sehingga bisa langsung ditindaklanjuti," tandasnya.
Kasat Samapta Polresta Samarinda Kompol Ahcmad Abdullah sangat mengapresiasi pelaksaan apel dari relawan medis yang diinisiasi oleh ITS Samarinda.
"Peran serta relawan medis ini, khsususnya malam tahun baru nanti, dan bahkan sebelumnya juga telah memberikan kontribusi yang sangat luar biasa, dalam penanganan peristiwa yang terjadi di Samarinda," bebernya.
"Baik permasalahan sosial, gangguan Kamtibmas yang memang memerlukan bantuan medis," sambungnya.
Abdullah mengatakan aksi ini sangat membantu pemerintah bahkan pihak aparat kepolisian, dalam rangka melayani masyarakat yang memerlukan tindakan medis.
"Ya, ini sangat membantu kami, sehingga kami sangat mengapresiasi," ujarnya.
"Kami akan berkolaborasi dengan relawan, dalam penanganan kejadian yang terjadi, dan kami telah menggelar kekuatan patroli 110 di 11 titik di Samarinda," imbuhnya.
"Anggota juga akan melakukan patroli mobile di kawasan mereka dan datang ke TKP dengan target waktu dibawah 10 menit," pungkasnya.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan