Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mengaku sudah mengetahui dan telah disikapi dengan melakukan pertemuan melibatkan sejumlah pihak yang berkaitan.
Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Samarinda Teguh Setiawardhana mengatakan, mereka sudah mengetahui pengakuan warganet yang beredar di Facebook, karena itu Dishub juga sudah mengundang sejumlah stakeholder mulai dari kepolisian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Pemkot Samarinda, hingga Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk menentukan langkah antisipasi. "Kami sudah lakukan rapat Jumat (10/12/2021) pagi kemaren dengan pihak yang berkaitan," ucap Teguh Sabtu (11/12/2021).
Hasil dari pertemuan itu sejumlah pihak menyepakati langkah antisipasi awal yang perlu diambil untuk menghindari gesekan ini yaitu dengan pemasangan spanduk.
"Sementara kami buat spanduk dulu. Biar tidak ada gesekan antara ojol (ojek online) dan taksi angkot," jelasnya.
Sejumlah rencana juga tengah dipersiapkan oleh pihaknya untuk menjauhkan persoalan antar profesi tersebut, sebab jika hal itu terjadi masyarakat akan terkena imbas dari perseteruan yang bergulir.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Aspian Nur