Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda optimistis mampu menuntaskan proyek perbaikan drainase dibeberapa kawasan tersebut.
Dikonfirmasi Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Sumber Air (Kabid PJSA) Rosnayadi Novida mengungkapkan, kegiatan yang sedang dikejar oleh waktu itu yakni pembangunan saluran air di badan jalan tepatnya di Jalan S Parman, eks Jalan Ruhuy Rahayu, depan Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Samarinda. "Teknis pelaksanaannya tinggal memasang karena betonnya sudah jadi," kata Rosnayadi kepada Korankaltim.com Minggu (5/12/2021) hari ini.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jaringan Sumber Air, PUPR Samarinda Darmadi membeberkan, progres pengerjaan sudah mencapai 50 persen.
Darmadi optimistis pengerjaan rampung sesuai target, hanya terkendala masalah cuaca. "Mudah-mudahan cuaca mendukung bakal terkejar targetnya," harap Darmadi.
Kalau nantinya proyek mundur dari target yang telah ditentukan maka pihaknya akan menyikapi sesuai ketentuan yang berlaku yaitu memberikan pengenaan denda kepada pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan tersebut.
"Sementara ini kami targetkan Desember, kalau lewat dari itu tetap dilakukan pekerjaan cuma bakal dikenakan denda kepada kontraktor," ungkapnya.
Dalam pembangunan drainase di Jalan S Parman dikerjakan secara bertahap sebab sesuai rencana awal saluran air itu akan dibagun dari polder depan Mal Lembuswana hingga menuju pintu air di Jembatan Ruhui Rahayu, namun dalam tahap pertama ini PUPR Samarinda melaksanakan mulai dari titik Rumjab Wali Kota Samarinda menuju ke arah jembatan Ruhuy Rahayu.
Mengenai tahap selanjutnya PUPR sudah mengusulkan kegiatan lamjutan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022, hanya saja menyesuaikan berapa besar anggaran yang akan digelontorkan untuk kegiatan lanjutan tersebut.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur