Menurut warga sekitar Supardi (45), saat itu buaya terlihat sedang memakan dua ekor bebek milik warga, di dalam selokan berukuran cukup besar sekitar 2,5 meter.
"Saya sama istri lagi jaga warung, terus ada lihat buaya makan dua bebek punya warga. Terus pas mau lari ke selokan, langsung di blok pakai kayu, supaya tidak bisa keluar, karena memang sering masuk," katanya saat ditemui di TKP tadi malam.
Sementara, Ketua Animal Rescue Samarinda, Suparlin mengatakan pihaknya memang pernah mendapatkan laporan dari warga terkait adanya buaya di Jalan Kehewanan tersebut.
"Tadi air pasang, ada laporan warga buayanya muncul kembali, kemudian kami langsung menuju TKP, sambil koordinasi dengan pembina kami Rescue Damkar Kota Samarinda," ungkapnya.
"Untuk proses penangkapannya kami membawa peralatan seperti jaring, tali jerat seking,tali nilon yang memang diperlukan," sambungnya.
Ia menambahkan untuk proses penangkapan tersebut berjalan cukup lama, kurang lebih dua jam.
"Iya kurang lebih dua jam, karena posisi air keruh dan parit cukup dalam, sehingga cukup buayanya sembunyi, apalagi ramai warga menonton. Tetapi, dengan dibantu warga serta relawan dengan menggunakan jaring dan tali, berhasil kami tangkap," bebernya.
Untuk ukuran buaya sendiri ia memperkirakan sekitar 2,6 meter."Pastinya saya kurang tahu, tetapi buayanya cukup besar sekitar 2,6 meter," imbuhnya.
Lanjut kata Parlin pihaknya juga mendapatkan informasi ada dua buaya, tetapi satu buaya berukuran lebih kecil.
"Ini tetap akan kami monitor, sambil menunggu adanya informasi dari warga," terangnya.
Selanjutnya, buaya tersebut akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumeber Daya Alam (BKSDA) Kaltim.
"Besok (hari ini) akan kami serahkan karena mereka yang akan melepas liarkan ke habitatnya," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan