Salah seorang anggota keluarga, Alus Syahranie mengatakan ritual ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh keluarga supaya korban cepat ditemukan.
"Iya, tadi ibu korban ini melakukan seperti ritual kampung, berharap anaknya ini dikembalikan yang tenggelam," tuturnya.
Ia mengungkapkan tidak semua orang percaya adanya makhluk gaib atau apapun itu.
"Ada yang percaya dan tidak, kami dari keluarga hanya berikhtiar saja dan berusaha, mudahan anaknya bisa dikembalikan dalam kondisi apapun," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Minggu (31/10/2021), Febi Abdi Witanto (25), bersama rekan-rekannya pergi ke lokasi eks kolam tambang, di sana mereka membakar burung yang telah dibawa dari rumah.
Kemudian, korban mengajak rekannya untuk berenang di danau eks tambang tersebut. Tetapi rekannya sempat menolak namun korban terus memaksa, akhirnya teman-teman korban pun mau.
Saat itu korban lebih dahulu terjun ke danau dengan hanya menggunakan celana pendek. Dari video yang beredar, korban berlari dan terjun ke danau. Saat berlari kaki korban sempat terpeleset, korban terjun dengan mendarat tidak sempurna.
Korban sempat berenang ke bibir danau, tetapi akibat terjun tidak sempurna membuatnya sesak napas dan tak sadarkan diri, hingga akhirnya korban mengambang, dengan posisi tertelungkup, kemudian perlahan tenggelam.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan