Hambali mengatakan meskipun titik banjir belum berkurang namun di masing-masing titik mengalami penurunan hingga 15 semtimeter. "TMA (Tinggi Muka Air) banjir di setiap kawasan sudah mulai surut," ungkapnya, Sabtu (23/10/2021).
Terkait jumlah Kepala Keluarga atau jiwa yang terdampak bencana banjir, pihaknya masih belum dapat memastikan, sebab belum menerima laporan dari pihak Kelurahan. Ia berharap agar kondisi cuaca di Samarinda tidak kembali diguyur hujan.
Hambali menegaskan dari bencana banjir yang terjadi bantuan kepada warga yang terdampak juga terus berdatangan dari sejumlah pihak. "Baik dari masyarakat, pengusaha, organisasi sosial dan kemasyarakatan, keagamaan sampai anggota dewan," ujarnya.
Berbeda dengan bantuan obat-obatan yang khusus dikelola oleh puskesmas setempat, bahkan bantuan obat-obatan juga bisa ditemukan oleh warga yang terkena penyakit imbas dari genangan yang terjadi. "Syukurnya sejauh ini masih tidak ada warga yang terjangkit penyakit parah," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan