Debit air meninggi imbas hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Samarinda pada Minggu (17/10/2021) tengah malam hingga Senin (18/10/2021) siang kemarin yang membuat banyak kawasan di Kota Tepian terendam banjir.
Terkait beredarnya informasi TMA 102 sentimeter tersebut, Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Plt BPBD) Samarinda Hambali menyebut benar adanya.
Diakui Hambali, saat ini TMA Bendungan Benanga memang sudah mencapai setinggi 102 sentimeter, membuat dua titik di kawasan Samarinda Utara kembali merasakan genangan air.
"Benar saat ini sudah mencapai 102 centimeter TMA di bendungan," kata Hambali kepada Korankaltim.com Selasa (19/10/2021) hari ini.
Namun yang cukup melegakan disampaikan Hambali adalah air Sungai Mahakam tidak sedang mengalami kenaikan, sehingga bisa diperkirakan jalannya air yang meluap hingga ke daratan itu tak berjalan lama.
"Syukurnya Sungai Mahakam tidak pasang, jadi ini air bisa lancar jalannya walaupun sementara inu ada dua kawasan yang tergenang yaitu di daerah Muang dan Bengkuring," paparnya.
Kondisi genangan di dua kawasan itu memiliki kedalaman mulai dari 20 sentimeter hingga 40 sentimeter, khusus di kawasan Bengkuring, sebagian rumah sudah mulai dimasuki air. "Untuk di daerah Muang sementara ini masih terjadi genangan di badan jalan," jelas Hambali.
Melihat kondisi dengan TMA yang mencapai titik merah itu membuat BPBD waspada, peralatan untuk evakuasi sudah mulai diturunkan ke lokasi banjir. "Ada dua perahu yang sudah kami turunkan di kawasan Bengkuring karena sejauh ini untuk di Muang sifatnya kami masih pemantauan," tutup Hambali.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur