Dalam sambutannya, Ketua Panitia Penyelenggara/Kepala BPSDM Provinsi Kaltim, Nina Dewi mengatakan Rakernis bertujuan meningkatkan koordinasi antara BPSDM dan perangkat daerah, meningkatkan pemahaman tentang ruang lingkup manajemen diklat aparatur.
"Termasuk terakomodirnya kebutuhan diklat dan meningkatnya sinergitas," tambah Nina Dewi.
Sementara itu, Kurniawan menjelaskan tugas BPSDM kian berat, mengingat jajaran birokrasi di pemerintahan mengalami perubahan besar dan tantangannya kian berat.
"Penyederhanaan birokrasi pemerintah yang tengah bergulir di daerah, diperlukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN)," ujar Kurniawan.
Hal itu menjadi tugas dan fungsi BPSDM di provinsi maupun kabupaten/kota dan instansi terkait dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan kediklatan.
"Harapannya, ada kerjasama yang baik teroganisir, terintegrasi dan persepsi yang sama untuk mencapai tujuan yang sama pula, sesuai visi dan misi yang diemban BPSDM," tambah Kurniawan.
Dipandu secara apik oleh Widyaiswara, Salman Lumoindong selaku moderator, menghadirkan dua narasumber membawakan isu terkini meliputi pemetaan pengembangan SDM dan Penyederhanaan Birokrasi, oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepamongprajaan dan Manajemen Kepemimpinan BPSDM Kemendagri Erliani Budi Lestari, dilanjutkan Aba Subagja (Asisten Deputi Bidang SDM Aparatur, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi).
Hadir secara luring Dirut RSUD AWS David Hariadi Masjhoer, dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Syirajuddin.
sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kaltim
Editor : Bambang Irawan