Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Hero Mardanus mengatakan di lokasi tersebut rencananya akan ada dibangun kantor kelurahan dan puskesmas, namun sementara ini yang didulukan masih kantor kelurahan. "Untuk pembangunan puskesmas, itu kan ada Dinas Kesehatan, nanti masih menunggu," ucapnya, Rabu (11/8).
Ia membeberkan anggaran untuk pembangunan kantor tersebut membutuhkan dana sebesar Rp 2,3 miliar yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2021. "Spesifik bangunannya satu lantai saja," tuturnya. Ia menegaskan lokasi pembangunan itu masih merupakan lahan aset Pemkot Samarinda memiliki luasan sekira 2 hektare yang nantinya akan dibangun kantor kelurahan beserta puskesmas tersebut.
Tak hanya Kantor Kelurahan Bukit Pinang yang saat ini menjadi kegiatan dari PUPR Samarinda, pembangunan kantor Kelurahan Sempaja Barat juga tengah berjalan. "Kalau Sempaja Barat titiknya di Jalan Abdul Wahab Syahranie," sebutnya.
Meski demikian masih ada beberapa kelurahan yang belum memiliki bangunan kantor milik sendiri, yaitu Kelurahan Budaya Pampang, Kelurahan Bandara, Kelurahan Mangkupalas, Kelurahan Tenun, Kelurahan Sempaja Timur dan Kelurahan Gunung Panjang.
Hero menegaskan untuk sisa kelurahan yang masih memiliki kantor sendiri, perencanaan akan dilakukan pada APBD Perubahan 2021 ini, sementara kemungkinan untuk kegiatan pembangunan akan dilaksanakan pada 2022 mendatang. "Nanti akan kita usulkan," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan