Pasien Isoman Harus Dimotivasi Bukan Dikucilkan
1 menit baca244 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Penuhnya rumah sakit, fasilitas kesehatan dan rumah karantina yang tersedia selama lonjakan kasus Covid-19 terjadi, membuat sejumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 memilih untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) secara mandiri selama masa penyembuhan terutama bagi pasien yang mengalami gejala ringan dan tak memerlukan penanganan instensif dari tenaga kesehatan (Nakes).
Namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim masih sering menjumpai beberapa kalangan yang memberikan padangan negatif bagi para pasien isoman.









