Banyak rumah sakit di Samarinda yang kewalahan karena kekurangan tenaga kesehatan (nakes) serta ruangan yang penuh, termasuk oksigen.
Direktur Utama (Dirut) RSJD Atma Husada Mahakam dr Jaya Mulaimin mengatakan meski hingga saat ini kondisi tempat tidur telah terisi semua, pihaknya pun menerapkan sistem buka tutup, untuk dapat menampung pasien, mengingat keterbatasan tempat tidur.
"Sebelumnya ada 56 tempat tidur, tetapi karena banyaknya pasien rujukan Covid-19, kami tambah hingga menjadi 76 tempat tidur." tuturnya.
Meski ruangan penuh, pihaknya memastikan tidak akan ada penolakan pasien, jika ada yang datang untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Kami komitmen untuk tetap melayani masyarakat, jika memang ada yang perlu pertolongan pertama," ungkapnya.
"Kalau ada pasien gawat darurat, meski tempat penuh, akan kami terima, ya setidaknya melakukan penanganan awal terlebih dahulu, untuk memastikan kondisi pasien tersebut," sambungnya.
Hingga saat ini RSJD Atma Husada Mahakam memiliki satu ruang Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU), dengan nakes satu orang dokter spesialis anastesi, satu dokter penyakit dalam dan 10 dokter umum, dengan total keseluruhan ada 150 nakes yang di SK-kan atau mengantongi surat tugas penanganan Covid-19.
"Artinya hingga saat ini kami masih melakukan pelayanan di ruang IGD, baik pasien Covid-19 maupun non Covid-19," pungkasnya.
Penulis:Nancy
Editor : Bambang Irawan