Kepala Disdik Samarinda Asli Nuryadin kepada korankaltim.com menjelaskan, beberapa waktu lalu hingga saat ini pihaknya juga tengah mengupayakan vaksinasi kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) semaksimal mungkin, kemudian baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan vaksin juga dapat diberikan kepada anak dibawah 17 tahun.
"Karena itu kami lakukan vaksinasi, syaratnya anak yang berumur 12 tahun yang bisa memperolehnya," ucap Asli.
Vaksinasi yang telah dilakukan kepda para PTK dan siswa ini merupakan usaha yang sudah optimal dalam penerapan PTM. "Jadi jika PTM di jalankan kembali, paling tidak kita punya keyakinan," tuturnya.
Jumlah seluruh pelajar yang ada di Samarinda sekitar 30 ribu orang, baik itu sekolah swasta dan negeri yang ada di bawah naungan Disdik Samarinda.
Diakui jumlah dosis yang ada memang sangat kecil dibandingkan jumlah keseluruhan murid yang ada, tetapi ia komitmen akan terus mengupayakan kebutuhan vaksin dapat berjalan lancar.
Terpisah, Kepala Badan Intelejen Nasional Daerah (BINDA) Kaltim, Brigjen TNI Danni Koswara menyebutkan, vaksinasi untuk pelajar diinisiasi pihak mereka dan tak hanya di Samarinda, ia membeberkan juga telah melaksanakan vaksinasi di dua sekolah yang ada di Balikpapan dengan total jumlah dosis vaksin sebanyak 2.000 dosis.
Untuk vaksinasi di SMPN 36 Samarinda itu sudah mencapai 250 orang. "Masih setengahnya, ini akan terus kami kebut sampai selesai," kata Danni.
Diharapkan seluruh masyarakat bahu membahu dalam rangka pengendalian Covid-19 terutama penerapan protokol kesehatan yang perlu diperketat guna menekan angka penyebaran Covid-19 itu.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur