DPPT Sungai Mati Rampung
1 menit baca368 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penanganan banjir menjadi salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun-Rusmadi.
Kegiatan yang mengarah kepada penanganan banjir terus dikebut, satu diantaranya
penanganan banjir di Jalan DI Panjaitan yang mana pada kawasan tersebut ada kunci dari persoalan banjir yang masih belum bisa diatasi, yakni Sungai Mati yang terletak tepat di belakang Masjid Babul Hafadzah.
Normalisasi Sungai Mati itu dinilai mampu mengatasi banjir pada kawasan tersebut. Namun sebelum itu Pemkot Samarinda perlu melakukan pembebasan lahan terhadap sejumlah rumah yang berada tepat diatasnya. Dikonfirmasi mengenai proses pembebasan lahan, Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Desy Damayanti menyebutkan sebelum perhitungan besaran ganti rugi perlu ada tahapan yang harus dilalui.
Seperti yang berjalan saat ini pihaknya baru saja menyelesaikan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) yang selanjutnya akan diserahkan kepada Dinas Pertanahan Samarinda. "Sudah selesai, kami juga sudah berikan kepada Dinas Pertanahan Samarinda," kata Desy Selasa (6/7/2021).
DPPT tersebut sebetulnya sudah dinanti-nanti sejak November lalu, akan tetapi dalam pembuatannya ditemui sejumlah kendala hingga pada awal Juli baru saja diserahkan, kurang lebih memakan waktu 9 bulan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Keagrariaan, Safarudin menjelaskan tahapan yang baru saja dilalui PUPR Samarinda itu adalah tahap perencanaan masih ada tiga tahap lainnya yang perlu dilalui sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.
"Jadi kemudian masuk tahap persiapan setelah itu nanti ada tahap pelaksanaan dan terakhir ada yang namanya penyerahan hasil," kata Safarudin.
Untuk tahap persiapan sendiri, Safar sapaan akrabnya menuturkan akan ada tim yang seharusnya dibentuk oleh PUPR selaku OPD yang membutuhkan lahan, persiapan itu dalam kegiatannya merupakan pendataan kembali yang dimana tim persiapan akan turun ke lapangan guna mensinkronisasikan keadaan lapangan dengan yang ada di dokumen.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur









