Di Samarinda, Cairan Disinfektan Digantikan dengan Eco Enzyme Lebih Ramah Lingkungan
1 menit baca705 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berjuang untuk mengentaskan kasus tersebut, tak heran segala bentuk penanganan akan diambil, seperti salah satunya penyemprotan Eco Enzyme pengganti cairan disinfektan.
Untuk diketahui Eco Enzyme adalah hasil fermentasi sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas dapur berupa sisa-sisa makanan, potongan sayur, kulit buah dan sampah organik lainnya yang dicampur dengan gula merah/molase dan air, kemudian disimpan dalam botol plastic selama 3 (tiga) bulan. "Eco Enzyme adalah produk yang mampu untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat gas metana yang berasal dari pembusukan bahan organik (sayur dan buah). Selain itu juga sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari," ucap Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam sambutannya sebelum melepas personel penyemprotan, Sabtu (5/6).









