
Turut mendampingi dalam lawatannya itu, Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto, Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Heri Wiranto, SE., MM., M.Tr (Han), Danrem 101/Ant Brigjen TNI Firmansyah, Danrindam VI/Mlw, Kolonel Inf Andre Saputro, Asops Kasdam VI/Mlw, Kolonel Inf Yudha Airlangga, Aslog Kasdam VI/Mlw, Kolonel Inf Yana Susana, S.I.P. dan para pelatih Satgas BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr.
Jumlah Satgas Apter Papua sebanyak 84 personel yang akan melaksanakan BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr.
“Dari Markas Besar Angkatan Darat sangat berterima kasih dan menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan semua yang dengan antusias mengikuti penyiapan untuk penugasan ini dan juga kesiapan baik fisik maupun mental. Kita akan bersama-sama menyelesaikan tugas-tugas ke depan dengan baik, kita buktikan dengan pelatihan yang ada di sini" kata Fadjari dihadapan Satgas Apter Papua.
Dalam pra tugas ini akan ada pelatihan pertanian, pertukangan, hingga kesehatan. “Satu hal yang harus ditanamkan dalam diri apa yang akan dilakukan ini adalah untuk saudara-saudara kita yang ada di Papua dan Papua Barat, mereka bukan orang lain, mereka adalah bagian dari diri kita, mereka saudara-saudara kita yang dengan kondisi saat ini membutuhkan campur tangan dari kita," tambahnya.
Mantan Danyonif 621/Manuntung ini juga menyampaikan harapan agar personel melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan juga berpesan pada penugasan BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr, anggota dilarang melakukan pertempuran ataupun pengejaran, anggota dipenugasan hanya melaksanakan Komsos dan anjangsana ke masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat.
Fadjari juga melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif 621/Manuntung di Barabai yang merupakan satuan awal saat menjabat sebagai Danyonif 621/Mtg.
Editor: Aspian Nur
Sumber: Pendam VI/Mlw