Ada Pergeseran Pilar, Penutupan Jembatan Langkah Tepat
1 menit baca465 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Abrasi atau pengikisan tanah yang terjadi, Minggu (25/4/2021) lalu di bawah Jembatan Magkota II, menyebabkan terjadinya pergeseran pilar jembatan. Pengamat Teknik Unmul, Thamrin mengatakan untuk langkah awal yang dilakukan oleh pihak PUPR Samarinda, sudah benar.
"Pertama sudah benar, mengurangi beban jembatan, dengan ditutup sementara, karena jika dibilang ada pergeseran dan masih tetap dilewati ya berbahya," tuturnya. "Misalnya, kalau mobil yang lewat, bukan hanya beratnya saja yang dihitung, tetapi gerakan mobil itu terhadap dinamika jembatan ini itu ada. Nah, ini yang berbahaya dan akan berdampak penambahan pylon (tiang)," sambungnya.










