"Seperti banjir, siapa tau kita turun langsung ketemu permasalahannya, anggarannya jadi tidak terlalu besar," ucap Andi Harun usai pembukaan Musrenbang Kota Samarinda, Selasa (23/3/2021).
Usulan yang masuk dalam tingkat kelurahan hingga kecamatan, disebutkan oleh orang nomor satu di Samarinda itu, terus berjenjang seirama dengan penguatan pada penanganan banjir, kebersihan kota,penguatan ekonomi, pemutusan mata rantai Covid-19. "Setiap OPD, Kecamatan hingga Kelurahan sangat responsif menyambut hal ini," sebutnya.
Dikonfirmasi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda, Ananta Fathurozi menjelaskan Musrenbang yang diselenggarakan oleh pihaknya ini menyusun perencanaan yang akan datang yaitu pada 2022, sementara dalam tahun ini visi-misi yang dimiliki oleh pemimpin anyar kurang lebih menyerupai kepemimpinan sebelumnya, hanya saja pengoptimalannya dikebut saat ini. "Contohnya mengenai banjir, lingkungan, penanganan Covid-19," urainya.
Termasuk program unggulan tentang Rp 100 hingga Rp 300 juta per RT yang sementara ini tengah digodok, Ananta menyebutkan pada APBD Perubahan nanti terdapat beberapa wilayah akan menjadi percontohan, sehingga pihaknya juga perlu mengkebut pembentukan regulasi sebagai dasar hukum.[]
Penulis : Claudius Vico
Editor : Rusdi