Tujuan dari workshop tersebut, diharapkan media dapat mendukung BNN dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Kita di sini, diharapkan bisa saling sinergitas dengan BNNK Samarinda. Dalam hal mendukung program BNN dalam menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat, supaya mengerti akan bahaya yang disebabkan Narkoba," kata Suriyatman, Kamis (18/3/2021).
Kepala BNNK Samarinda AKBP Halomoan Tampubolon saat membuka workshop tersebut mengatakan jika peran media sangatlah penting, dalam menyampaikan edukasi terkait bahayanya narkoba.
"Permasalahan ini (Narkoba) bukan hal yang baru, jadi yang harus ditekankan oleh semua lini, termasuk masyarakat dan institusi untuk lebih menegaskan komitmen dalam mencegah peredaran narkoba, sehingga generasi muda serta masyarakat bersih," harapnya.
Media kata dia, memiliki sasaran dalam menyampaikan pandangan, dalam menyelamatkan generasi muda dari narkoba. "Media massa sangat efektif, dalam menanamkan realita, jika narkoba itu sangat berbahaya dan merugikan bahkan mengerikan, sehingga generasi bisa terbangun opininya, untuk tidak mencoba apalagi terlibat narkoba," terangnya.
Untuk itu dalam rangka pemberantasan peredaran Narkoba, BNNK Samarinda tentu memiliki program-program untuk membangun sumber daya manusia agar ruang gerak dari pengedar, sindikat atau bandar tidak. "Karena rata-rata sumber daya manusia yang pemakai ini, korban dari para bandar. Jadi mari kita bangun supaya tisak ada lagi ruang gerak bagi mereka," pungkasnya.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan