Untuk memastikan kebenarannya, awak media langsung melakukan penelusuran ke Kantor Dishub Samarinda. Di tempat tersebut petugas Dishub langsung menunjukkan satu persatu ruangan, yang tak satu pun terdapat ruang khusus karaoke, melainkan hanya sebuah ruangan yang digunakan untuk zoom meeting.
Saat ditelusuri, hanya ada ruang terbuka yang dipergunakan sebagai work shop dan juga untuk bersantai serta nyanyi, dan diperuntukkan bagi teknisi yang bekerja di lapangan, tak seperti yang diberitakan adanya ruang khusus.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Samarinda Herwan dengan tegas membantah kabar tersebut, apalagi terkait dengan adanya pemandu bernyanyi. "Ruangan yang ada untuk tenaga teknis di lapangan, jumlahnya 16 orang. Jadi, sambil mereka stand by kalau memang ada rusak seperti traffic light bisa cepat turun," kata Herwan. “Ruangan ini juga dibuat saat Kadishub-nya Pak Ismansyah, karena baik ya saya lanjutkan saja. Ini juga supaya mereka mudah dicari, tidak kemana-mana," sambungnya.
Ruangan tersebut digunakan diluar jam kerja, saat sore hari dan dibelakang itu juga ada kantin, termasuk ada yang berlatih menembak. "Ya, otomatis pasti juga banyak orang yang duduk santai dan ikut nyanyi. Jadi, tidak ada kalau ruang khusus karaoke, apalagi pakai ladies," tegas Herwan.
Kepada awak media Herwan meminta kalau ingin mengetahui kabar yang beredar mengkonfirmasi, datang dan melihat langsung. "Harus berdasarkan fakta di lapangan, jangan sampai jatuhnya jadi fitnah," jelasnya.
Sementara mantan Kadishub Samarinda Ismansyah pun turut angkat bicara, jika dirinya membuat tempat tersebut hanya untuk pekerja. "Mereka tidak ada ruang kerja khusus dan kerjanya tidak melihat waktu, makanya saya buatkan tempat, yang juga seperti workshop. Nah, sambil mereka menunggu santai ya nyanyi-nyanyi, supaya mereka juga bisa nyaman itu hal yang manusiawi," sebut Ismansyah.
Diharapkan para teknisi di lapangan ini bisa sigap dan ketika mendapatkan ada laporan kerusakan, mereka bisa segera menangani. "Tidak perlu lagi dicari-cari kemana-mana, karena mereka sudah ada tempatnya sendiri," tutupnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur