Mereka langsung menuju titik dimana jasad tersebut ditemukan. "Kami langsung melakukan evakuasi ke posko utama di kawasan Malngkupalas Samarinda Seberang," sebut Riqi.
Setelah jasad tersebut tiba di posko utama, Tim SAR meminta kepada pihak keluarga melihat apakah jasad tersebut merupakan salah satu yang tenggelam.
Benar, jasad tersebut adalah Halim alias Ali, pria 35 tahun yang merupakan juru mudi kapal motor (KM) Jaya Setia.
"Istri almarhum mengakui kalau itu jasad Ali. Setelah itu langsung kami bawa ke RSUD A.W.Sjahranie untuk di visum dan diserahkan ke pihak keluarga," papar Riqi lagi.
Jasad Ali ditemukan oleh kapal klotok warga, dari titik tenggelam sejauh 1,7 km ke arah hilir.
"Jarak korban ditemukan itu, 1,7 km ke arah hilir. Selanjutnya kami akan mencari korban kedua atas nama Marwan," tutup Riqi.
Diberitakan sebelumnya, juru mudi dan anak buah kapal berjumlah enam orang melompat ke Sungai Mahakam, saat diamankan polisi untuk dimintai keterangan, terkait adanya indikasi pencurian batu bara, pada Rabu (10/2/2021) lalu sekitar pukul 11.30 WITA di kawasan Kelurahan Mesjid Samarinda Seberang, saat tengah melakukan muatan emas hitam dari sebuah tongkang yang bertambat, tak jauh dari Jembatan Mahkota II.
Empat ABK selamat sedangkan sang juru mudi Ali dan ABK yakni Marwan tenggelam.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur