Cerita Sekdaprov Kaltim, Merasa Sedih Karena Gagal Jadi yang Pertama Divaksin Covid-19
1 menit baca313 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Rencana Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Muhammad Sabani, untuk menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19 rupanya gagal. Sabani dinyatakan tak memenuhi syarat lantaran memiliki tekanan darah yang cukup tinggi. Hal tersebut pun diakuinya membuat dirinya sedih. Karena ia tak menyangka tekanan darahnya melebihi ambang normal yang diizinkan untuk menerima vaksin.
“Rupanya bukan saya saja. Setelah saya lihat Pak Pangdam (Panglima Kodam) dan dan Pak Wakajati (Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi) juga tidak bisa, di situ saya mulai rileks. Oh mungkin saya gugup saja,” cerita Sabani pada Kamis (14/1/2021).









