Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Samarinda Herwan Rifai mengatakan, pihaknya melakukan inisiasi pembahasan tentang lahan parkir di atas jalur sepeda telah disepakati, pemanfaatannya dengan membagi waktu.
"Jadi kalau hari kerja (Senin sampai Jumat) pengguna sepeda bisa memanfaatkan jalur itu dari pukul 16.00-18.00 wita," jelas Rifai.
"Ada juga di akhir pekan, yaitu Sabtu-Minggu, bisa mulai pagi sampai pukul 18.00 wita," imbuhnya.
Namun sebenarnya persoalan tersebut tak membuat Dishub keteteran menangani, pasalnya memang sejak awal aktivitas perparkiran dikawasan itu dimulai dari pukul 18.00 WITA. Sehingga hal itu menurut Herwan hanya persoalan komunikasi saja.
Menjadi hal biasa ketika di sore haripun banyak masyarakat yang sudah mulai berkunjung menikmati hembusan angin sepoi dengan memandang Sungai Mahakam kemudian parkir diatas jalur tersebut, mantan Sekretaris Disciptakot itu meyakini, pihaknya akan turun melakukan patroli pada jalur anyar itu, di waktu yang melarang adanya parkir terlebih dahulu.
"Nanti pengawas parkir dari kami akan turun, memantau, jika memang ada, nanti diarahkan untuk jangan parkut tepat diatas jalur sepeda," jelasnya.
Agar memudahkan masyarakat dalam memahami pembagian waktu tersebut, pihaknya juga telah berencana akan memasang sebuah rambu lalu lintas. Di dua bilangan itu, Herwan menyebutkan terdapat 10 titik rencana akan dipasangnya tiang petunjuk itu.
"Sudah diusulkan, kami sambil menunggu DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) keluar ini," ujarnya.
Dapat diketahui bersama sejak pandemi Covid-19 menyerang, masyarakat Samarinda banyak yang berbondong-bongdong ingin menjaga imunitas dengan berolahraga, salah satunya bersepeda, kini pengguna sepeda lebih aman terjaga atas hadirnya jalur khusus tersebut.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Rusdi