Jaang menyampaikan terima kasih atas partisipasi dalam mendukung kampung warna warni di Kampung Ketupat tersebut.
“Semua ini juga berkat dukungan dari berbagai pihak yaitu Bank Kaltim dan BPR Samarinda . Yang pasti pembuatannya tidak hanya di sini saja, karena kita sudah ketemu dengan salah perusahaan cat di Jawa yang akan mendukung program Kampung Warna Warni di Samarinda. Sudah ada desain dan denah dibuat, bahkan sampai atap atapnya hingga luasnya sudah dikonsep melalui Dinas PUPR,” tuturnya.
Camat Samarinda Seberang Ansarullah yang dulu sewaktu menjadi Lurah Karang Anyar berhasil menyulap kampung ‘preman’ menjadi kampung bunga, kini melalui program ini akan menyulap kampung ketupat yang terlihat kumuh menjadi cantik, indah dan bersih melalui program kampung warna warni yang sejalan dengan program Kotaku (Kota tanpa Kumuh).
“Kita akan menghilangkan kekumuhan, dan merubah pola hidup warga. Di sini kampung ketupat, pusat pembuatan ketupat. Dulu lidinya dibuang, sekarang tidak, dibuat menjadi piring. Di sini juga berdiri koperasi. Pokoknya bukan hanya warna warni secara mata, tapi programnya juga kompleks demi kesejahteraan dan kesehatan warga,” tandas Ansarullah. Ia menyebutkan, kemarin untuk mengawali dilakukan 5-10 rumah yang dicat dulu. Namun ditarget di 5 RT dengan asumsi sebanyak 160-an rumah.
“Untuk saat ini kita didukung bantuan cat dari Bank Kaltim dan BPR Samarinda yang dikerjakan dengan kekuatan swadaya warga dan elemen lainnya di kecamatan Samarinda Seberang. Harapan kita akan ada lagi dukungan dari lainnya, termasuk juga dari perusahaan cat di Jawa yang sudah ada pembicaraan langsung dengan Pak walikota,”tutup Jaang. (ms/*)