Rencana ini bertujuan untuk mempercepat proses tracing dan meningkatkan kapasitas testing bagi warga Kaltim yang berpotensi terpapar Covid-19. “Apalagi saat ini Katim sudah menduduki posisi delapan di Indonesia. Kami mau agar deteksi bisa dilakukan lebih cepat,” ungkap Hadi.
Saat disinggung soal anggaran, Hadi mengaku pengadaan mobil PCR tersebut akan disokong oleh dana yang sudah disiapkan Pemprov Kaltim. Namun ia belum bisa membeberkan, apakah nantinya mobil PCR tersebut akan dibeli.
“Karena bisa saja kan sistemnya kerjasama. Jadi tidak harus beli. Kalau beli kita juga wajib memikirkan kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia) kita,” sambungnya. Sedangkan untuk Samarinda, yang selama ini sudah merencanakan pengadaan mobil PCR, Hadi menjelaskan bahwa ibu kota Kaltim itu kemungkinan akan tetap mendapatkan mobil PCR dari Pemprov Kaltim.
Pasalnya menurut Hadi, Samarinda memiliki jumlah warga yang banyak, dan selama ini angka peningkatan COVID-19 cukup parah. “Jadi nggak masalah. Nanti bisa kita bantu, jadi ada dua mobil nanti. Kan Samarinda juga sudah pesan ya,” tandasnya.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Bambang Irawan