Meski begitu, Andi juga masih kembali melaporkan angka penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang cukup tinggi 213 kasus dilaporkan bertambah di Kaltim per kemarin. Kasus terbanyak masih disumbang Samarinda, dengan penambahan 75 kasus terkonfirmasi positif baru, diikuti oleh Balikpapan dengan tambahan 72 kasus baru.
Puluhan kasus juga masih terjadi Kutai Kartanegara. Ada 35 kasus baru yang dilaporkan daerah dengan luasan terbesar di Kaltim itu. “Paser juga ada lima kasus baru. Sisanya dari Kutai Barat dan Kutai Timur dengan tambahan masing-masing sebanyak 13 kasus,” jelasnya.
Sementara itu, penambahan kasus sembuh di Kaltim juga cukup melegakan. Setidaknya ada 251 kasus sembuh baru yang dilaporkan Dinkes Kaltim. Samarinda juga menyumbang laporan kasus sembuh terbanyak, dengan tambahan sebanyak 103 kasus sembuh. Sedangkan Balikpapan melaporkan 86 kasus sembuh baru dari daerahnya.
Paser yang berganti status menjadi daerah dengan zona kuning, turut menyumbang 21 kasus sembuh baru, diikuti oleh Kutai Kartanegarta dengan tambahan 19 kasus sembuh baru. “Kutai Barat melaporkan 11 kasus sembuh baru, lalu Bontang ada lima kasus baru, dan Kutai Timur dan Penajam Paser Utara masing-masing tiga kasus sembuh baru,” imbuhnya.
Sayangnya, 20 kasus meninggal dunia juga dilaporkan Dinkes Kaltim, yang berasal dari dua daerah di Kaltim. Balikpapan melaporkan 12 kasus meninggal dunia, sedangkan sisanya berasal dari Samarinda. Dengan demikian kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim mencapai 8.651 kasus, 2.547 di antaranya masih menjalani proses perawatan. Kasus sembuh dilaporkan berjumlah 5.772 kasus dan 332 lainnya dilaporkan meninggal dunia.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : bambang irawan