Seharusnya, apel tersebut dilaksanakan di Halaman Parkir Polresta Samarinda, tetapi karena kondisi cuaca tak memungkinkan, sehingga dilakukan di dalam aula, dengan peserta terbatas.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan nantinya untuk pengamanan sebanyak 349 personel gabungan TNI/Polri yang akan melakukan pengamanan, yang terpusat di Kantor KPU Samarinda Jalan Juanda Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu.
"Jadi, pengamanan untuk besok itu, dari personil TNI/Polri, supaya berjalan dengan lancar dan kondusif," tuturnya.
Selain itu tambah Arif, dalam pelaksanaan tersebut juga polisi serta KPU sepakat membatasi jumlah orang yang diperbolehkan masuk ke kantor KPU, usai pertemuan sebelumnya.
Terkait dengan proses pencabutan pengundian nomor urut paslon, yakni masing-masing hanya empat orang terdiri dari paslon serta dua tim sukses.
"Jadi, ini bentuk komitmen bersama dalam mematuhi protokol kesehatan, sehingga kegiatan berjalan dengan baik," terangnya.
"Dan pengaman juga bukan dari kami saja (TNI/Polri), tetapi dari masing-masing calon memiliki massa, makanya perlu dilakukan pengamanan, sehingga semua berjalan kondusif dan lancar," sambungnya.
Arif juga menegaskan nantinya tak diperbolehkan adanya konvoi massa, serta berkerumun di luar Kantor KPU Samarinda.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi