Ketua Pelaksana Turnamen Daerah, Said Fuad Assegaff mengatakan mengenai pembagian hadiah tingkat daerah ini, diberikan hingga juara keempat, yaitu tim Mapia furios dan Sky Team Cloud sebagai juara pertama dan kedua. Kemudian, tim BPC HIPMI Samarinda serta tim XCN Fire, juara ketiga dan keempat.
"Jadi juara 1 sampai 4 itu dapat hadiah yang difasilitasi BPD," tukasnya.
Lanjut Fuad, perlombaan ini sebenarnya diadakan secara nasional, namun terkait kualifikasi terlebih dahulu dilakukan pada masing-masing daerah untuk menentukan pemenang juara 1 dan 2, untuk lolos ke Grand Final.
"Juara 1 dan 2 ini yang dinyatakan lolos untuk bisa ikut Grand Final tingkat nasional Agustus lalu," ungkap Fuad.
Grand Final yang dihelat secara nasional itupun telah ditemukan juaranya, yaitu juara pertama tim BKB Pilar, disusul tim Geefan, selanjutnya tim Medion, kemudian tim Milly AH, sementara tim Flashwolves menempati urutan kelima.
Sementara, Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Kaltim, Oni Fakhrizni Hasan mengatakan perlombaan yang diadakan ini diharap dapat menjadi motivasi para peserta guna dapat melanjutkan pada kancah nasional bahkan hingga internasional.
"Karena PUBG, ini bukan hanya untuk anak-anak tapi orang dewasa pun mengikutinya," kata Oni, seusai penyerahan hadiah.
Meskipun dari BPD HIPMI Kaltim, belum berani memberikan jaminan untuk membimbing, namun untuk diketahui bersama bahwa BPP HIPMI kini telah membimbing para atlet untuk menjadi atlet yang profesional, agar dapat meningkatkan E-Sport guna semakin digaungkan.
"Kalau dulu banyak main game itu buang waktu, kalau sekarang justru dapat menghasilkan sesuatu," pungkas Oni
Diketahui sebelumnya, BPP HIPMI gelar turnamen PUBG secara nasional sejak 4 Juli hingga 16 Agustus lalu. Pada 4 Juli sampai 9 Agustus merupakan tahap kualifikasi, dilakukan pada setiap BPD di daerah, yang kemudian dipilih 2 pemenang untuk dapat lanjut mengikuti grand final pada 15 dan 16 Agustus.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: Bambang Irawan