"Untuk dugaan sementara karena korsleting listrik, yang berasal dari bangsal yang terbakar, karena memang saat itu tidak ada aktivitas, posisi para korban sedang tidur," tuturnya.
Dugaan tersebut juga, dikuatkan dari keterangan para saksi, yakni pemilik rumah yang terbakar, termasuk dengan Ketua RT setempat.
"Tetapi, rencana besok kami akan kembali melakukan olah TKP lagi, untuk lebih memastikannya, tetapi memang tidak ada unsur kesengajaan," tandasnya.
Untuk kondisi korban yang mengalami luka bakar, saat ini dalam perawatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS).
"Ibu sama empat anaknya ini lagi dalam perawatan, akibat luka bakar tersebut," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya musibah kebakaran yang terjadi Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 22.10 WITA tersebut memakan satu korban jiwa yakni bocah perempuan berusia 6 tahun, yang terjebak di dalam kamar bangsal tersebut, sedankan ibu dan empat anak lainnya mengalami luka bakar, akibat menerobos kobaran api.
Dan menghanguskan 3 bangunan yakni dua rumah tunggal serta bangda tiga pintu, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi