Lahan Pertanian Ditambang, Kelompok Tani Bukit Pariaman Kehilangan Mata Pencaharian
1 menit baca1.205 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kelompok Tani Km 49 Jalan Poros Samarinda-Bontang tepatnya di kawasan perbatasan Sidodamai-Bukit Pariaman, Kutai Kartanegara (Kukar), harus berhadapan dengan masalah setelah lahan pertanian dan perkebunan mereka ditambang.
Kepada korankaltim.com Selasa (1/9/2020), Kurnain selaku pemilik lahan menjelaskan, diserobotnya lahan pertanian dan perkebunan mereka seluas 57 hektar berawal dari dua bulan lalu. “Ada oknum yang memalsukan tanda tangan saya dan mengaku itu lahan mereka, sudah dua bulan ini ada penambangan, padahal lahan pertanian dan perkebunan kami sudah menghasilkan jagung, kopi, kemiri dan lainnya. Tentu saja kami kaget kenapa ada yang mengaku itu lahan mereka dan langsung melakukan pengerukan untuk mengambil batubara di tanah kami,” kata Nain, sapaan akrab Kurnain.










