Anggota Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, Kamil mengatakan dalam giat tersebut pihaknya membawa sebanyak 150 alat rapid test.
"Dalam kegiatan sosialisasi dan rapid tes secara acak ini, kami membawa 150 alat rapid tes untuk didua tempat yakni Citra Niaga dan Tepian," ucap Kamil.
Dalam rapid test yang telah dilakukan di dua tempat tersebut, didapati hasil yang reaktif total sebanyak empat orang.
"Ya total ada 4 orang, rinciannya 3 orang di Citra Niaga, satu orang di Tepian," imbuhnya.
Dari hasil reaktif pada 4 orang, petugas mengarahkan kepada orang tersebut untuk dapat melanjutkan tes tahap selanjutnya yaitu swab tes pada Minggu (23/8/2020) pagi, di Balai Pelatihan Kesehatan di Jalan Anggur, Sidodadi, Samarinda Ulu.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana juga turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebut kegiatan itu merupakan pendisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan.
"Artinya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat," tuturnya.
Sehingga, masyarakat Kaltim, khususnya Samarinda wajib untuk mentaati protokol kesehatan.
"Ya, dengan menggunakan masker saat beraktivitas, rajin mencuci tangan serta jaga jarak, supaya tidak banyak warga yang terpapar covid-19," tandasnya.
Senada, Waka Polresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono mengatakan kegiatan ini adalah sosialisasi yang dilakukan oleh tim gabungan terkait dengan penerapan protokol kesehatan.
"Kami berharap dengan sosialisasi ini mereka bisa sadar, karena ini salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, seperti yang kita ketahui saat ini kasusnya terus meningkat," bebernya.
Penulis : Claudius Vico & Nancy
Editor : Rusdianto