"Alhamdulillah hasilnya sudah keluar, dan saya dinyatakan negatif," kata Tio, sapaan akrabnya, melalui konferensi pers, Selasa (28/7/2020).
Sebelumnya, pada Kamis (16/7/2020) Tio mengikuti rapid tes massal di RSUD AW Syahranie dengan hasil nonreaktif. Namun, pada Selasa (21/7/2020) ia mengikuti swab test di gedung DPRD Kaltim pada Minggu (26/7/2020) pagi yang menyatakan bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19.
"Saya hasilnya positif namun dikonfirmasi melalui via telepon tanpa dibuktikan oleh petugasnya," terangnya.
Menurutnya, semenjak dinyatakan positif, tidak pernah ada tindak lanjut apapun dari tim medis. Dia pun berinisiatif menelpon Direktur RSUD AW Syahranie David Hariadi Masjhoer dan Wakil Direktur RSPB Khairuddin untuk mengetahui cara penyembuhan Covid-19.
"Ya akhirnya disaranin untuk istrahat yang cukup, minum vitamin, berjemur, dan olahraga, kalau dalam durasi 10 hari tidak ada gejala klinis maka dinyatakan sembuh," terangnya.
Setelah itu, ia ingin meyakinkan kembali kondisi kesehatannya dengan melakukan uji swab mandiri dan dinyatakan negatif. "Kali ini dibuktikan dengan hasil pemeriksaan," ungkapnya sambil melihatkan hasil pemeriksaan.
Tio mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan, Direktur RSUD AW. Syahranie, dan RSPB, serta jajaran tenaga kesehatan yang tak pernah lelah untuk melawan Covid-19.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: M.Huldi