Kepala Dishub Samarinda, Ismansyah mengatakan, secara umum pihaknya melihat rekayasa lalu lintas sebelumnya memiliki banyak kekurangan, setelah melalui proses evaluasi bersama dengan jajaran Satlantas Polresta Samarinda, ternyata trafic light harus dikembalikan fungsinya. "Namanya juga uji coba, jadi memang kami temukan banyak kekurangan, makanya harus dirubah," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (14/72/2020) hari ini.
Keluhan masyarakat yang harus memutar jauh ke arah Jalan APT Pranoto untuk melewati Jembatan Mahakam didengarkan Dishub terlebih karena itu tak sedikit pengendara melanggar dengan melawan arus, yang akibatnya bisa membahayakan. "Karena mereka bilang terlalu jauh mutar, makanya kebanyakan dari mereka melawan arus," jelas Ismansyah.
Hal yang sama juga diungkapkan Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Ramadhanil. Menurutnya jalur memutar yang cukup jauh menyebabkan banyak pengendara, khususnya sepeda motor melakukan pelanggaran dengan melawan arus. "Makanya kami koordinasikan dengan Dishub untuk dibuka lagi dan lampu lalu lintasnya dinyalakan kembali," sebut Ramadhanil.
Dengan kembali aktifnya lampu lalu lintas di bawah fly over Jembatan Mahakam IV segmen Samarinda Seberang, diharapkan tak ada lagi masyarakat yang melanggar rambu-rambu lalu lintas. "Ya, paling tidak ini nantinya bisa meminimalisir insiden kecelakaan, serta pelanggaran yang dilakukan masyarakat," sebut Ramadhanil. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur