"Dari Kota Samarinda, sebanyak 2 kasus yakni, SMD 83 dan SMD 84. Lalu
Balikpapan 1 kasus, BPN 266 yang dilaporkan terkonfirmasi Covid-19
pada hari ini. Terakhir, dari Berau
1 kasus, yakni BRU 45" jelas Andi dalam rilis melalui aplikasi Zoom, Minggu (12/07/2020) petang.
Secara rinci, kasus meninggal di Berau, lanjut Andi diidentifikasi sebagai seorang laki-laki berusia 49 tahun, yang merupakan kasus terkonfirmasi positif pada 6 Juli lalu.
Pasien memiliki keluhan demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak nafas. Pada pemeriksaan foto thoraks didapatkan
gambaran Ground Glass Oppacity dan hasil rapid test reaktif, dan dirawat
di RSUD Abdul Rivai Berau.
"Selama perawatan kondisi klinis mengalami pemburukan. Pada 11 Juli pukul 16.15 WITA pasien meninggal dunia," ungkap Andi.
Selain 4 kasus meninggal tersebut, Andi mengumumkan penambahan 17 kasus terkonfirmasi positif per 12 Juli.
Penambahan, lanjut Andi berasal dari Berau, Kutai Kartanegara dan Kutai Timur masing-masing 1 kasus. Lalu, Balikpapan 9 kasus, serta 5 kasus dari Kota Samarinda.
"Untuk kasus sembuh, bertambah 3 kasus. 1 dari Penajam Paser Utara dan Balikpapan 2 kasus," tukasnya .
Dengan penambahan kasus tersebut, akumulasi kasus Covid-19 di Kaltim menjadi total 690 kasus positif, 493 sembuh, 16 meninggal dan 181 kasus masih dirawat.
Penulis : Rusdi
Editor: Desman Minang