Syarat Rapid Test Jadi Beban Mahasiswa
1 menit baca258 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Ada syarat tambahan bagi mahasiswa yang akan kuliah tahun ini, yaitu mengikuti rapid test dan dikenai biaya sebesar Rp250 ribu, bagi calon mahasiswa dari luar daerah maupun dalam daerah.
Syarat tersebut membuat mahasiswa keberatan karena selain harus membayar fotocopy untuk berkas yang harus di lengkapi dan akomodasi menuju kampus, ditambah lagi dengan harus membayar rapid test. Grace, mahasiswi asal Loa Duri, Kutai Kartanegara (Kukar), mengatakan biaya yang harus dibayar membebani pengeluaran orangtua. "Belum lagi kalau saya membayar foto copy dan print, minimal sudah habis 5 ribu rupiah, tambah uang bensin Rp25 ribu, terus bayar rapid test lagi 250 ribu," jelasnya.









