Menurutnya minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) menjadi salah satu penyebab kecelakaan di bulan Maret dan Juni 2020.
Ternyata pihaknya sudah pernah mengajukan LPJU itu sejak jauh hari namun hingga saat ini masih belum mendapatkan kejelasan.
"Jadi LPJU itu sebenarnya tahun lalu ada program setiap lingkungan, termasuk Rawa Makmur mendapatkannya," kata Rudi.
Ia menjelaskan, dalam setiap RT akan mendapatkan 11 LPJU. Sehingga, jika ditotal keseluruhannya, Kelurahan Rawa Makmur akan mendapat 615 bantuan LPJU.
"Kami sudah ajukan di akhir 2019 ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). Itu program luncuran dari atas, kami tinggal menindaklanjuti saja," tuturnya.
"Rencananya di bulan Juni 2020, tapi tidak tahu kok saya tanyakan dua minggu lalu tidak ada kabar terbaru, mungkin karena Covid-19 kali yah," lanjutnya.
Tak mendapatkan kepastian bantuan LPJU membuat Rudi mengambil langkah lain, yakni berinisiatif mengadakan penerangan dari swadaya masyarakat. Namun, di sisi lain, pihaknya juga berupaya mengalokasikan dana pengadaan LPJU dalam anggaran kelurahan tahun 2021.
"Jadi titik yang gelap itu nanti kita pasang LPJU mandiri saja. Nanti warga diminta narik kabel ke tepi jalan, kalau alat yang lain seperti lampunya bisa dari kelurahan yang bantu," pungkasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Desman Minang