Kedatangan jajaran PDIP Samarinda itu guna mendukung Polri melalui Polresta agar mengusut tuntas kasus ini.
Siswadi mengaku mengecam tindakan pembakaran bendera tersebut karena sangat mencoreng lambang dan nama besar partainya.
"Kami sangat mengutuk tindakan yang terjadi di Jakarta lalu, dan supaya menjadi perhatian bersama, PDIP sebagai partai pemerintah punya kewajiban untuk menjaga keamanan yang baik idan kami tidak boleh terprovokasi," ucap Siswadi saat dijumpai di Polresta Samarinda.
Dia menganggap kejadian tersebut adalah aksi untuk memprovokasi agar keamanan dan ketertiban di negara ini terusik.
"Hal ini harus disikapi dengan bijak, melalui jalur hukum yang saat ini sedang kami lakukan," imbuhnya.
Ia juga mengimbau kepada kader agar tidak membalas perilaku terkutuk itu dengan cara yang anarkis.
"Saat ini demokrasi sudah bertumbuh dan berkembang dengan baik, jadi kita memakai jalur demokrasi dan hukum," jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini proses hukum di pusat masih tetap berjalan. Aksi hari ini mencoba mengakomodir aspirasi yang berkembang ditengah-tengah simpatisan PDIP Samarinda.
Penulis : Claudius Vico
Editor: M.Huldi