"Siang tadi dia sempat mondar-mandir. Kemudian masuk ke dalam gang 1," ucap Wisnu.
Lebih Lanjut dikatakannya setelah masuk ke gang pada siang hari, kemudian saat mulai petang korban keluar dari gang, sambil duduk di median atau pembatas jalan.
"Dia duduk di pembatas jalan, pas anak-anak loper koran ngecek sudah gak gerak lagi dia," terangnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota, Iptu Abdillah Dalimunthe mengatakan pihaknya mendapatkan informasi sekitar pukul 20.00 Wita dan anggota pun langsung melakukan pengecekan.
Setelah memastikan kebenaran informasi tersebut, petugas kepolisian segera menghubungi pihak terkait, yakni tim gugus tugas penanganan Covid-19 sebagaimana dalam aturan, jika evakuasi harus dilakukan dengan alat pelindung diri (APD).
"Dari keterangan saksi di TKP sebagian besar warga tidak mengenal korban, kemungkinan ODGJ," tuturnya.
"Yang jelas dari pemeriksaan awal, kami tidak temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kemungkinan dia sakit karena mulutnya keluarkan busa. Tetapi, untuk memastikan korban di bawa ke RSUD AW Sjahranie guna dilakukan visum," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Desman Minang