“Mulai tanggal 31 Juli ini sampai 7 Agustus kami melakukan kegiatan fit and proper test calon anggota Panwaslu kabupaten/kota, dan yang mendapat tes uji kelayakan dan kepatuhan pertama adalah Kubar dan Mahulu,” kata, Saipul, Minggu (30/7) kemarin.
Dia menjelaskan, dalam fit and proper test ini ketiga unsur pimpinan Bawaslu bersama sekretariat bergerak menguji calon anggota Panwaslu seluruh kabupaten/kota yang ada di Kaltim. Bila dijumlahkan, ada 60 calon yang mesti diuji untuk menduduki jabatan anggota Panwaslu.
Lanjut dia, usai tes uji kelayakan dan kepatuhan calon Panwaslu Kubar dan Mahulu. Rabu (2-3/8), Bawaslu bergerak ke Balikpapan untuk menguji calon anggota Panwaslu Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, dan Paser. Selanjutnya, pada 4 Agustus, Bawaslu menguji calon Panwaslu Berau di Hotel Grand Pratama Berau.
Usai menguji calon Panwaslu Berau, kata dia, Bawaslu Kaltim kembali ke Samarinda. Di Samarinda, bertempat di ruang rapat kantor Bawaslu Kaltim, ketiga komisioner menguji calon Panwaslu dari empat daerah, yaitu Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Timur (Kutim) pada 6 Agustus. Terakhir, pada 7 Agustus menjadi hari terakhir fit and proper test yang menguji calon dari Bontang dan Samarinda.
“Ada beberapa indikator yang akan diujikan dalam fit and proper test. Di antaranya pengetahuan kepemiluan dan integritas,” kata Saipul. (sab)