BLT Bisa Bikin APBD dan APBN “Berdarah-Darah”
1 menit baca484 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Rencana pemerintah menggulirkan kembali bantuan sosial serta bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kembali disorot
Akademisi Universitas Mulawarman, sekaligus pengamat Ekonomi Kalimantan Timur Aji Sofyan Effendi mengkhawatirkan BLT yang bersifat sementara dan jangka pendek menghabiskan anggaran daerah bahkan anggaran negara. Karena itu pemerintah pun harus membuat strategi agar dana penanganan Covid-19 bisa membangkitkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.









