Selain itu lanjut Rauf, pihaknya mengamankan ada perlengakapan elektronik seperti televisi, kipas angin serta CCTV.
"Karena tidak ada pemiliknya, kami memanggil RT setempat, untuk menyampaikan jika ada pemiliknya untuk menemui kami di Polres," kata Rauf.
"Kalau untuk ini kami masih sebatas mengamankan saja, karena meresahkan warga. Kami juga dapat informasi dari RT sudah sering menegur, tetapi tidak dihiraukan," sambungnya.
Ditambahkan Rauf, saat dibubarkan tersebut pihaknya tak menemukan adanya perjudian dengan menggunakan uang.
"Hanya ada yang main poker saja, untuk begadang, tetapi kami tetap bubarkan," imbuhnya.
"Tetapi, arena yang kami amankan ini untuk bermain dadu besar dan kecil, seperti itu dan belum ada orang yang diamankan," sambungnya.
Untuk pencegahannya, berdasarkan arahan dari Kapolresta Samarinda tersebut, diakuinya anggota akan melakukan patroli secara intens.
"Selain mencegah tindak perjudian juga mencegah penyebaran Covid-19, karena itu sifatnya mengumpulkan orang banyak," pungkasnya. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur