“Mahasiswa yang kuliah diluar Kaltim saat ini memerlukan uluran tangan pemerintah. Mereka ada yang kuliah di Jakarta, Jogja, Surabaya, Malang, Solo, Makassar bahkan diluar negeri seperti Mesir," kata Sulthan.
Mahasiswa diluar daerah kini tidak bisa kembali ke kampung halamannya, contohnya seperti yang ada di Jakarta, menurut data yang dihimpun masih ada 68 mahasiswa disana yang bertahan dengan berbagai keterbatasannya ditengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Di Jakarta ada 68 orang, untuk diluar Jakarta saya kurang tahu. Pastinya, tentu itu mengganggu aktivitas dan kini terdampak secara langsung akibat Covid-19," terangnya.
PSBB di Jakarta membuat mahasiswa di Ibukota kesulitan makan dan bertahan hidup. "Kalau kemudian dianggap mendapat bantuan stimulus dari Pemprov DKI Jakarta, harus dipastikan sampai atau tidak karena saat ini terjadi kekacauan sesama warga DKI Jakarta akibat terdapat warga yang ber-KTP Jakarta tidak mendapat bantuan. Lantas bagaimana dengan yang tidak ber-KTP Jakarta, ini jadi tanda tanya lagi," paparnya.
KPMKT Jakarta sudah menyampaikan hal ini kepada Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi namun hingga kini tidak ada jawaban. "Kami harapkan pemerintah dapat hadir memperhatikan mahasiswa yang diluar daerah agar bisa bertahan hidup hingga Covid-19 dinyatakan usai," ujar Sulthan. (*)
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: Aspian Nur