Merasa Waswas Saat Makamkan Pasien Meninggal Covid-19
2 menit baca546 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pelaksana tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Plt BPBD) Kota Samarinda Hendra AH menyebut protokol yang dilakukan saat memakamkan pasien positif Covid-19 sesuai teknis di lapangan sedikitnya menurunkan 10 petugas yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan harus memastikan peti jenazah sudah tertutup rapat.
BPBD juga berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk medis dan PUPR yang menyiapkan lahan. "Yang menggali tentu dari pihak pemakaman, kami koordinasi dengan PUPR, penggali juga kami pakaikan APD lengkap. Seperti yang kami lakukan kemarin saya langsung pimpin sendiri prosesi pemakaman jenazah PDP, ada 10 petugas kami bagi 8 yang menyiapkan tali dan menurunkan jenazah ke liang lahat yang dua membantu saat turun dari ambulance," ungkap Hendra Rabu (29/4/2020) tadi saat ditemui di posko induk gugus tugas yang bertempat di kantor BPBD, Jalan Sentosa.









