"Kami memberikan imbauan kepada pemilik warung maupun kafe, untuk tidak melayani makan ditempat," kata H Denny, Koordinator Imbauan Tim Gugus Tugas Covid-19 saat ditemui usai melaksanakan kegiatan rutin Selasa (28/4/2020) dini hari tadi.
"Ada penolakan karena mereka merasa mengganggu tetapi kami dari tim gabungan terus memberikan pemahaman, karena yang mereka alami ini, dialami semua para pelaku usaha," sambungnya.
Setelah diberikan imbauan, tak sedikit dari warga yang masih membandel. "Saat pertama kami imbau, besoknya kami patroli mereka masih saja kami dapati berkumpul. Ya, mau tidak mau kami bubarkan paksa," ungkap Denny.
"Seperti di kawasan Pasar Sungai Dama dan di Jalan Kmakmuran," imbuhnya.
Sebagian ada warga yang mulai menerapkan social dan physical distancing, seperti di kawasan Palaran, saat tim gugus tugas melakunan patroli Senin (27/4/2020) hingga Selasa (28/4/2020) dini hari.
"Warga di Palaran sepertinya sudah mulai memahami, terkait bahanya wabah Covid-19 ini, dari sosialisasi yang selama ini telah digaungkan pemerintah," sebut Deny.
Tim gugus tugas, tetap melakukan patroli rutin, dengan kawasan yang memang ramai. "Kami juga mendapat laporan dari warga, yang memang kawasan-kawasan ramai, ini akan kami tindak lanjuti," sebutnya. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur