Stigma Berubah, Orang Pingsan pun Dianggap Kena Covid-19
1 menit baca677 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Mewabahnya Covid-19 di Samarinda mulai mempengaruhi stigma atau pola pikir masyarakat. Contohnya saat ada seseorang yang pingsan di jalan atau sakit kemudian meninggal, orang langsung berpikir itu karena corona sehingga, untuk mengevakuasi korban tersebut Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di Samarinda, mau tidak mau langsung mengambil alih lantaran ketakutan warga yang berlebihan.
"Sebenarnya ini bukan tugas utama kami (evakuasi jenazah), cuman kaitannya sekarang beberapa instansi tidak ada yang berani," ungkap Ifran, Koordinator Kedaruratan dan Logistik saat dikonfirmasi Senin (27/4/2020) hari ini. "Kalau melihat kondisi saat ini, istilahnya paranoid. Bahkan layanan 119 (rumah sakit) saja tidak berani evakuasi," sambungnya.










