Terhalang Awan dan Bukit, Hilal Tak Nampak di Samarinda
1 menit baca551 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Hasil pemantauan hilal, di Menara Masjid Islamic Center Kota Samarinda, Kamis (23/04/2020) hilal tak terlihat. Hal ini disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda Riza Alfian Noor, usai melakukan pemantauan hilal, menggunakan teropong di menara setinggi 99 meter tersebut.
Tak terlihatnya hilal, dikatakan Riza karena beberapa faktor. Kondisi cuaca dan letak kota Samarinda yang dikelilingi perbukitan menjadi musabab. "Pertama waktu terbenam matahari sekitar jam 18.13 menit, terbenam bulan 18.09. Sehingga posisi azimut (sudut putar dari arah Barat hingga Timur. Sebagai referensi sudut nol dipakai arah mata angin Utara) matahari di posisi 282 derajat 44,98 menit. Lalu Azimut bulan sekitar 280 derajat 99,21 menit ketinggian bulan 3 derajat 14,44 menit. Artinya hilal tidak terlihat di Samarinda," ujar Riza ditemui usai melakukan pemantauan di Menara Masjid Islamic Center Samarinda, Kamis (23/04/2020) petang.










