PDP sendiri ada tambahan dua orang merupakan pelaku perjalanan dari Gowa di Kabupaten Kubar.
“Dua kasus PDP yaitu Laki-laki, masing-masing berumur 46 dan 37 Tahun. Mangalami keluhan demam batuk dan pilek dari hasil rapid test pertama yang bersangkutan negatif. Lalu dilakukan uji pengulangan setelah 10 hari selanjutnya dan hasilnya reaktif Covid-19. Pasien seluruhnya kini sedang dirawat di Asrama Dispora Kubar,” jelas Andi, Senin (13/4/2020) petang tadi.
Penambahan kasus juga terjadi untuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) Corona di Kaltim. Per hari ini, disebut Andi terdapat tambahan ODP sebanyak 44 orang, hingga total ODP sebanyak 5.424 kasus.
“Selesai pemantauan 362 kasus dari total 3.879 kasus. Masih pemantauan ada sebanyak 1.545 kasus,” jelasnya.
Andi juga menyampaikan khusus pasien pelaku perjalanan dari Gowa atau Klaster Gowa, dirincikannya dari 688 orang yang di lakukan uji cepat atau rapid test, terkonfirmasi positif ada 7 kasus, ODP 152 kasus, PDP 31 Kasus dan OTG 9 kasus.
Meskipun penanganan kasus corona di Kaltim terbanyak se-Kalimantan, Andi menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk melakukan tracing. Ini mengingat kebanyakan kasus yang terjadi di Kaltim adalah impor dari daerah terjangkit.
“Ini sebenarnya yang dilakukan untuk memperkuat tracing di wilayah. Semakin cepat dilakukan semakin cepat dicegah,” tegasnya.
Penulis : Fairus
Editor: M.Huldi